Jumat, 21 Februari 2014

BEKERJA SAMBIL BERAMAL


Puluhan anak belasan tahun putra maupun putri tanpa sungkan berbaur dengan para tukang. Mereka bergantian mengangkat ember-ember berisi adonan semen. Di dalam kehidupan pondok pesantren, mereka dilatih untuk berkeringat demi berdirinya tempat ibadah atau majlis ilmu dan beramal jariah untuk generasi masa mendatang.

Huda (17), seorang santri asal Bantul, berulang kali mengisi ember-ember besar dengan pasir. Ember kemudian diangkat dan diberikan kepada para tukang untuk dicampur semen dan batu, begitu seterusnya.

imam (18), santri Kelas XII, menenteng ember berisi adonan semen, lalu memberikannya kepada teman-temannya yang sudah menunggu dan berderet hingga lantai tiga. Dalam dua hari ini,target lantai tiga asrama berukuran 14 meter x 20 meter ini harus segera selesai dicor.